Air mineral sudah banyak kita tahu bahwa itu adalah minuman paling baik untuk menjaga kesehatan tubuh kit. Namun ternyata minuman teh sebagai tambahan selain minum air itu ternyata lebih baik dan bermanfaat. Karena ternyata minuman teh mengandung katekin untuk menangkal penyakit degeneratif. Selama ini pamor teh masih kalah dibandingkan air mineral. Apalagi,banyaknya promosi iklan air mineral yang membuat citra teh sebagai minuman kesehatan memudar. Jika dibandingkan mengonsumsi air mineral berarti memperoleh air saja. Sementara kalau meminum teh, dua manfaat bisa diperoleh untuk tubuh, yakni mengasup kandungan katekinnya dan juga air.
Meskipun populeritasnya kalah dibandingkan air mineral tapi dalam teh tersimpan banyak zat-zat yang berguna bagi tubuh kita. Teh mengandung polyphenol ( sejenis antioksidan ), theaflafin, thearubigin, kafein, dan essential oil. Kandungan katekin antioksidan terbukti mampu menurunkan resiko penyakit kanker. Bukan hanya mampu menangkal kanker, teh juga dapat meredam terjadinya penyakit kardiovaskular. Kandungan polyphenol mampu menghambat penyerapan kolesterol, menghambat penggumpalan sel-sel platelet sehingga mencegah terjadinya penyumbatan darah. Dengan adanya kandungan polyphenol didalamnya, mampu menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Sebab, dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan tekanan darah.
Bukan hanya itu saja, bayangan risiko osteoporosis juga bisa dikurangi dengan rajin meminum teh. Osteoporosis atau pengeroposan tulang merupakan salah satu masalah yang dihadapi wanita menopause. Dengan berhentinya produksi hormon estrogen, akan memicu pengeroposan tulang sehingga rentan terjadnya patah tulang. kabar baik bagi pencinta teh, sebuah penelitian dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa kebiasaan meminum teh secara teratur mampu mempertahankan keutuhan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis.
Content Layouts












Nikmati Teh berkualitas Hasil Seduhan Sendiri, para penikmat teh tentunya akan tergerak untuk mengetahui lebih banyak cara seduh teh yang benar.